Zulhas Tegaskan Sanksi Tegas ke SPPG yang Tak Penuhi Standar MBG
BuzzKita – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), kembali menegaskan bahwa pemerintah sangat serius menegakkan standar mutu dan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Zulhas, SPPG yang menyajikan menu tidak sesuai standar gizi dan kebersihan berpotensi disuspend bahkan ditutup permanen jika perbaikan tidak dilakukan.
Dalam data terbaru per 30 Maret 2026, dari 26.066 dapur SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 2.162 unit dihentikan sementara karena tidak memenuhi standar. Dari jumlah itu, 1.789 SPPG diberi status suspend untuk perbaikan, sementara sisanya mendapat surat peringatan administratif (SP1 dan SP2).
Zulhas menjelaskan bahwa status suspend bukan hanya hukuman tetapi juga kesempatan agar pengelola memperbaiki kualitas layanan. Namun, bila tidak ada perbaikan, SPPG itu berpotensi ditutup permanen.
Temuan Lapangan: Banyak Dapur MBG Belum Sesuai Standar
Beberapa temuan selama evaluasi operasional MBG di berbagai daerah menunjukkan masih banyak SPPG yang tidak memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN):
- Di Provinsi Banten, sekitar 98 % dapur MBG belum memenuhi standar SOP, termasuk kualitas menu yang buruk dan sanitasi yang kurang. Sebanyak 20 SPPG dihentikan sementara operasi karena pelanggaran tersebut.
- Di beberapa daerah lain, seperti Bondowoso, sekitar 10 dapur MBG ditangguhkan sementara akibat tidak memenuhi standar gizi, administrasi, dan fasilitas seperti IPAL.
- Pada evaluasi nasional lain, juga ditemukan 47 SPPG dihentikan sementara karena menu tidak layak konsumsi (misalnya makanan basi, buah busuk).
Masalah Utama: Menu, Kebersihan, dan Dokumentasi
Beberapa faktor utama yang menyebabkan SPPG disuspend atau ditutup sementara adalah:
- Menu tidak sesuai standar gizi MBG, termasuk kualitas bahan, porsi gizi, atau kebersihan makanan.
- Ketiadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang wajib dimiliki setiap dapur MBG.
- Fasilitas sanitasi dan operasional yang kurang, terutama Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan prosedur kebersihan lainnya.
Pelanggaran standar ini tidak hanya berdampak pada kualitas nutrisi tetapi juga berpotensi menimbulkan kegagalan gizi bahkan risiko kesehatan pada penerima manfaat MBG.
Pernyataan Terbaru: Zulhas Soal Menu dan Protes di Sekolah
Dalam kunjungan ke SMPN 1 Semarang pada 23 April 2026, Zulhas mengatakan bahwa sekolah berhak meminta perubahan menu MBG jika menu yang disajikan tidak sesuai standar, seperti kekurangan protein atau kebersihan yang buruk.
Ia menyampaikan bahwa jika protes disampaikan berkali-kali dan tidak diindahkan oleh SPPG, menu tersebut dapat di-suspend setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.